Kemanusiaan dan Teknologi Aliansi

From Fun's Silo
Jump to: navigation, search

Teknologi maju dengan kecepatan kilat. Berlimpah cepat sepanjang waktu, tersebut menyebar ke semua spot kehidupan kita. Peralatan yang dulunya usang dua 1 tahun lalu sekarang sudah usang dalam 6 bulan. Alat teknologi semakin kecil lalu lebih terjangkau untuk semua dunia. Bisnis dan pemerintah berusaha menemukan keseimbangan ekonomi mereka ketika konsumen membeli barang secara lateral, dri satu sama lain menggunakan Internet, sering menghindari belanja konsumen tradisional atau penunaian pajak penjualan.

Umat orang terhuyung dari efek fisik teknologi juga. Perkembangan manusia normal tidak terjadi oleh kecepatan kilat; itu yaitu proses waktu dan urutan yang membutuhkan interaksi orang, pembelajaran perilaku, dan pengalaman nyata, jika kita kepingin belajar spektrum penuh emosi dan matang menjadi jamaah dewasa yang sehat setelah itu bahagia. Di masa lalu, cara kita menjalani hidup kita memasukkan interaksi manusia. Teknologi sekarang telah mengubah cara kita hidup. Didorong terlalu cepat, perkembangan orang menjadi terdistorsi atau terbelakang, dan kematangan emosi menjadi serba salah.

Sementara kindertagesstätte terus mendambakan teknologi baru dan lebih cepat, sebagai makhluk fisik, kita juga merasakan efek fisik menjumpai apa yang kita inginkan. Kita menjadi terisolasi lalu sempit dalam fokus, mengabadikan keberadaan yang sempit, dangkal, dan terisolasi. Manusia \ seharusnya hidup dengan panduan sekarang. Roh manusia wajib dipupuk dan diisi balik bila dibandingkan pekerjaan, permainan, persahabatan setelah itu cinta. Pada intinya, kamu adalah makhluk dalam interaktif secara emosional setelah itu fisik. Ketika kita kelenyapan kemampuan kita dan kesempatan utk terhubung secara emosional, kindertagesstätte berada dalam bencana menjadi mati seperti teknologi yg sangat kita inginkan.

Budaya media elektronik kami membombardir dunia saat ini dengan reproduksi dan reproduksibilitas massal yg dapat berbohong mata orang. Realitas dapat terdistorsi; berkaitan yang nyata dan yang tidak nyata? Kata, simulacrum berarti persamaan yang \ nyata / dangkal, salinan tanpa aslinya. Foto, TELEVISION SET, permainan online video, iklan, efek khusus, kemudian komputer adalah bagian dri media elektronik kami, yang menawarkan gambar yang diterapkan secara realistis atau diubah, mereka meraih tampak nyata, walaupun sebenarnya tidak. https://hymotion.com/ Ketidakmampuan untuk membedakan yang nyata dari yang tidak nyata menyebabkan kindertagesstätte mempertanyakan realitas kita serta kita telah tidak mempercayai persepsi anda sendiri. Anda mulai percaya bahwa gak ada dalam nyata. Ini mengarah di dalam perasaan apatis, keputusasaan, dan, akhirnya, anarki. Jika tak ada dalam nyata, oleh sebab itu tidak ada yang betul-betul penting. Kita menjadi automatic robot seperti penemuan teknologi anda, dan persis dingin dan tidak berperasaan. Ini ialah kematian untuk roh manusia yang membutuhkan kehangatan hubungan manusia, sentuhan dan tumpuan sebagai fondasinya. Dan, roh manusia gak akan naik dengan anteng ke malam; itu gak akan hilang tanpa perlawanan. Ini jadi menemukan beberapa cara lain untuk mengeluarkan dirinya, terlampau sering di dalam dunia sexual penyalahgunaan dan kecanduan zat.

Pengetahuan basis tentang pengembangan manusia diperlukan untuk memahami sifat dasar kesenjangan yang telah diciptakan oleh kemajuan teknologi anda. Pengalaman kami sejak lahir hingga umur lima 1 thaun meletakkan basis neurologis dalam menjadi dasar pembelajaran dalam masa hadapan: kesadaran diri, pengaturan sendiri, keterampilan komunikasi, hubungan pribadi dan kemampuan untuk belajar dari sebab dan gara-gara. Ketika salah satu yang proses pengembangan inti sekarang tidak berjaya dinavigasi, itu mengubah kemampuan untuk belajar, berkembang dan menjadi dewasa. Sebagai orang, kita merespons dan tumbuh dari dipegang, diajak bicara, membaca, mendengarkan musik, serta bermain berbareng, dan pengalaman fisik yang menyenangkan dgn orang yang lain. Tanpa dasar-dasar ini kita mundur, jadi manusia sama sekali tanpa kesadaran sendiri, kendali kita, tidak bisa mengomunikasikan ide, kebutuhan, / keinginan kita kepada orang lain, sulit membuat ataupun menjaga hubungan. Dan, \ menyadari apa yang salah, kita gak dapat belajar dari kesalahan kita.